 | Tentang ATAP ALIS | |
Atap alis merupakan komunitas yang berangkat dari sebuah keinginan untuk mendapatkan ruang berekspresi, ruang penyaluran kreatifitas dan ide yang inovatif. Banyaknya ide di kepala akan menjadi tidak berarti dan sia-sia, jika tidak dituangkan dalam sebuah karya. Berangkat dari niat yang sederhana itulah, Atap Alis ada diantara sesaknya kota metropolitan ini. Atap alis terbentuk pada Desember 2006. Terdiri dari beberapa orang yang sebelumnya pernah terlibat dalam berbagai macam aktifitas. Awalnya, Atap Alis berkeinginan untuk menciptakan ruang dan diskusi bersama berupa jurnal kebudayaan non profit yang dikerjakan secara kolektif. Seiring berjalannya waktu, ide tersebut lebih dikembangkan dalam bentuk komunitas. Untuk itulah, kami juga merangkul beberapa pihak dalam mewujudkan berbagai aktifitas. kami sadar, bahwa komunitas ini tidak bisa lepas dari majemuknya manusia urban di Jakarta. Melalui rangkulan itulah, kita bisa belajar dan berkreasi bersama, untuk mencari alternative solusi atas ketidakadilan yang selama ini masih sering terjadi. Dan melalui rangkulan itulah, perubahan social akan dapat dicapai dengan cara kerjasama, pertukaran pengetahuan dan sumber daya yang dikelola secara bersama. Atap alis juga aktif dalam kegiatan berkesenian baik itu seni propaganda, street art, poster dan workshop bersama. Karena misi atap alis adalah mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk membangunan kehidupan yang berkeadilan.  | Category: | Books | | Genre: | Arts & Photography | | Author: | Biografi |
sekilas tentang komunitas ATAP ALIS  |  | beberapa Hasil foto pameran bersama Komunitas Aap Alis di Kampus ATMA JAYA, degan tema Art Fest, FIGHT GLOBAL WARMING, |
|  | Beberapa kegiatan Komunitas Atap Alis, yang telah berlangsung beberapa minggu terakhir. Program "Belajar Bersama", Cukup bayak mendapatkan respon positif dari masyarakat sekitar, khususnya orang tua dari anak-anak yang ikut belajar bersama, Karna kebetulan kegiatan belajar bersama berlangsung di dekat dengan Komunitas kami. Begitu juga dari kawan-kawan kami sebagai pengajarnya, seperti Jeem dari (Australia), Ola Alumni kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta), dan beberapa kawan-kawan yag lain. Selain Belajar menggambar, kami juga belajar pengenalan bahasa inggris melalui benda-benda yang kita temui di lingkungan sekitar. |
|  | Dengan alasan ruang terbuka hijau (RTH) Pemda DKI terus melakukan penggusuran. Tanpa memikirkan solusi dan kajian yang matang, mereka terus melegalkan perbuatan tidak manusiawi itu melalui perda ketertiban umum. Pertanyaannya, pernahkah mereka atau kita berpikir bahwa itu merupakan sistem yang mereka ciptakan sendiri?
Orang hidup di 'metropolis' ini, tentu harus survive. Ketika orang kecil ini berusaha menciptakan lapangan pekerjaan, justru di katakan melanggar ketertiban umum. Sementara, dengan kebijakannya, pemerintah terus menyudutkan rakyat miskin kota. Reklamasi terus berjalan, pembangunan tanpa mengedepankan tata kota terus dilakukan. apakah mereka tidak sadar, dengan kebijakannya itu telah menyebabkan masyarakat miskin di kota besar ini? tapi kenapa ketika mereka menciptakan lapangan kerja sendiri, harus dihabisi? |
|  | Hutanku kering. Hutanku tidak hijau lagi. Gelar 'paru-paru dunia' sepertinya sudah tidak melekat pada negeri ini. Maraknya praktek penebangan liar oleh beberapa oknum, membawa malapetaka bagi sebuah generasi. Generasi yang tidak berdosa menjadi menderita akibat generasi yang tidak bermoral.
Ironisnya, media massa terus melaporkan adanya gergaji dan bulldozer yang tidak pernah berhenti. Seakan tidak pernah mengenal waktu, raungan alat berat itu terus terdengar di telinga kita, dan membabat habis hutan. Akibatnya, binatang mulai mati kepanasan, banjir mulai melanda seiring tidak adanya serapan air. Dan yang paling parah, semakin sedikit lagi hutan kita yang mampu menyerap karbon dan emisi yang keluar dari industri. Sekarang, ketika dampaknya mulai terasa, ketika bumi ini mulai terasa semakin panas, semua orang berteriak. Semua orang berharap dan berangan-angan hijaunya hutan dan jernihnya udara. Tapi, kekeringan sudah ada dimana-mana. Banjir bandang selalu terjadi ketika musim penghujan. Akankah hutanku yang kering kerontang ini bisa menjadi hijau lagi? Akankah, burung-burung kembali bernyanyi diantara hijaunya daun? Setelah semuanya terjadi dan setelah kekeringan itu mulai terasa, masyarakat mulai merasakan sulitnya mendapatkan air bersih. Para petani mulai teriak, yang berdampak pada panen mereka. Harapan itu mulai muncul. Seandanya tidak ada penebangan liar, mungkin keadaan tidak seperti ini. Faktanya, bulldozer dan gergaji terus berbunyi. Dan bumi ini sepertinya tinggal menunggu hari jika penebangan liar terus terjadi. Lantas apa yang harus kita perbuat menghadapi ancaman ini?
|
|  | Kami merupakan komunitas kolektif independen yang dibiayai dari hasil patungan oleh beberapa personal komunitas kami. Selebihnya dari hasil berkarya dan memproduksi mercendaise yang bisa kami jual.
Kegiatan-kegiatan ini merupakan akumulasi dari pengembangan kondisi historikal budaya kolektif yang telah kami lakukan. Pembangunan basis ekonomi terhadap kegiatan sehari-hari. Dimana kegiatan ini menjadi keyakinan bersama untuk saling mengelolanya dalam memahami segala strategi dan kebutuhan dalam keberlangsungan komunitas kami. Harapan inilah yang sangat memungkinkan untuk kami lakukan tanpa menutup kemungkinan pada perkembangannya akan ada founding atau dukungan dana dari siapapun yang tertarik bergabung dengan kami untuk saat ini, cara seperti ini harus terus-menerus menjadi keyakinan.
Isrol Triono
|
 Berbagai cara yang bisa di lakukan oleh para kelompok komunitas yang mencoba menghidupkan dan membangun nilai-nilai kebersamaan di tengah lingkungan masyarakat di dalam menciptakan ruang dialog bersama.
"Seni sebagai media komunikasi", dari media dan ruang yang ada pada umumnya didalam proses perkembangannya harus tetap hidup. Ditengah hiruk pikuk arus globalisasi. Maka menyangkut persoalan yang akhir-akhir ini sedang menjadi perhatian mansyarakat, amat pentingnya kita untuk menjadi corong yang mampu bergema di setiap relung jiwa masyarakat kita (petani, buruh pabrik, nelayan, kaum hedon, ulama, preman pasar, birokrasi, mahasiswa, para intelektual, dan PSK, dan siapapun yang berhak). Entah itu isu lingkungan,globalisasi,penggusuran, wacana konflik politik, budaya, hak asasi dan lain-lain untuk bisa menjadi evaluasi bersama. Sudah waktunya kita untuk saling menghargai, untuk menciptakan tatanan masyarakat yang adil dan beradab
Untuk tertarik dengan kami? silahkan hubungi kealamat ATAP ALIS   | komentar silahkan kirimkan ke alamat kami | |
 |
sukses untuk atapalis.....stay rebel..yerry |
 |
mampiiirr yukkk liat ke fashiongaya.multiply.com ada t shirt yang bisa di pake bolak balik, iket pinggang (bely) anyam yang lagi in…. buanyakk lagi dehhhh…
ditunggu yahhh.. tengkyu darling… meli
|
 |
atap alis, semoga visi misinya bertahan ampe taun-taun ke depan, semoga Indonesia ada yang nge-bom..dan org2 sprti di kmunitas atap alis ini pindah bikin pulau lagi dan bangun lg negeri Indonesia yg baru.. |
 |
halo atap alis kynya seru juga komunitasnya...nice |
 |
Setiap perjalanan selalu ada yang tertinggal Jejak-jejak..... Kita tak pernah mampu menilai nya dengan tepat... Karena sejarah hanya dibaca dan dipahami setelah dilewati... Selamat berkarya... kawan-kawan
|
 |
salam kenal juga, mas. ma kasih udah mampir... |
 |
haha...tampak sudah lama tidak ada di dunia seperti ini...hehhe..siap.siappp |
 |
siap...main ke unpar dan jalin kerjasama sama komunitas disini. thx |
 |
halo MARTOART..........thanks, dah masuk....dan kasih komentar ke ATAP ALIS, kapan dong kamu maen ketempat kita |
 |
halo Atapalis, terimakasih komen nya ya.. salam hangat dari saya selalu dan senyum manis dari jauh ;) |
 |
GAK USAH NGUNDANG TESSA, DO"I GAK SUKA MULTIPLY. NGUNDANG AKU AJA. ASAL ADA BIR! HE..HE..
Selamat atas launching atapalis.multiply.com. Semoga mampu menambah daya bakar seni kerkyatan dan budaya kaum muda.
BRAVA! |
 |
atap alis di bekasi mananya? rumah saya di deket GOR..pernah ikut mayday ya?
salam kenal
:D |
 |
thanks Tika, dah mampir..dah kenal juga dengan Rangga |
 |
terimakasih atas perkenalannya.... atapalis ya? saya teringat seorang bernama rangga.... |
 |
Thanks for visit my site Good luck...
|
 |
trimakasih untuk kunjungannya.. |
 |
wuah mantep. main2 atuh ke bandung. disini juga banyak pisan komnitasnya...ntar bikin acara2 yg gede2an kapan2 haha |
 |
ok langit terimakasih atas kunjunganya salam bla..blaa...blaaa. buat langit!!! |
 |
Bisa menciptakan ruang luas bagi publik yang terikat.. eHmmm ide Sederhana tapi HEBAT!! Salut buat teman2 ya, Langitku bangga :) |
 |
terima kasih sudah mau melihat MPnya IMWU |
 |
kok cuma ngintip..masuk aja bang.. |
 |
thx for visit my corner... |
 |
atapalis wrote on Aug 1, '07, edited on Nov 22, '07 Kami menyediakan ruang, Bagi kawan-kawan yang ingin berkomentar: |
| |